Monday, 14 December 2015

Beberapa catatan tentang penggunaaan SMS Gateway Quick Count Plus pada pilkada serentak 2015

Pilkada serentak telah selesai, dimana pasangan-pasangan yang bertarung di pilkada serentak ada yang menang dan ada yang kalah dalam proses perhitungan versi quick count. Kita semua tahu bahwa hasil quick count yang dilakukan baik oleh tim pemenangan maupun tim independent menghasilkan hasil yang tidak terlampau jauh dengan hasil resmi yang dikeluarkan oleh KPU.

Teknologi Quick count yang umumnya di gunakan adalah menggunakan sistem pengiriman hasil oleh relawan yang ditugaskan di masing-masing TPS menggunakan SMS ke komputer server. Teknologi ini cukup ampuh untuk melakukan perhitungan cepat karena SMS merupakan fitur basic  yang ada di handphone.

Pada perhitungan cepat kemarin ternyata ada beberapa masalah yang di keluhkan pelanggan kami berkaitan tentang penggunaan sms gateway quick count yang di pakainya.

1. Persiapan yang mepet

Rata-rata pembeli dari sms gateway quick count melakukan pembelian dengan waktu yang sangat mepet dari hari H. Sehingga proses simulasi (penggunaan program, training relawan) yang dilakukan untuk melakukan uji coba kurang. Seharusnya sebulan sebelum hari H pengguna harus sudah melakukan persiapan baik training relawan maupun penggunaan programnya

2. Relawan yang kurang paham format pengiriman

Beberapa relawan yang mengirimkan hasil tidak memahami format pengiriman. Jadi mereka mengirimkan dengan format yang sembarangan, sehingga program tidak bisa memprosesnya. Kadang pula relawan yang melakukan entry menggunakan no HP yang belum di daftarkan di program, sehingga akan di tolak


Gambar di atas merupakan hasil entry dari relawan yang bertugas di masing masing TPS, jika kita lihat ada format yang salah dan beberapa no hp yang belum terdaftar yang mengentry hasil

3. Komputer yang di gunakan bukan khusus komputer server

Semakin banyak TPS yang digunakan untuk perhitungan quick count, maka dibutuhkan semakin bagus komputer dalam menampilkan hasil dari perhitungan cepat


Setelah mengetahui beberapa masalah tersebut terpikirlah bagi kami sebagai pengembang dari quick count ini untuk melakukan beberapa perubahan dari software ini. Diantaranya :

1. Memendekkan format pengiriman hasil quick count

Jika sebelumnya format pengiriman adalah

qc[spasi]kode tps[spasi]hasil1[spasi]hasil2[spasi]hasil3 dst

maka kami berusaha untu memendekkanya dengan membuang kode TPSnya, jadi formatnya menjadi :

qc[spasi]hasil1[spasi]hasil2[spasi]hasil3 dst

Hal ini untu memudahkan proses entry data untuk masing-masing TPS

2. Memberikan form entry manual untuk mengentry hasil perolehan TPS yang belum di kirim

Jika ada relawan dari TPS yang belum mengirimkan hasil, maka bisa dilakukan dengan cara entry manual

3. Edit inbox

Pengeditan isi inbox di mungkinkan jika ada relawan yang mengirimkan hasil namun dengan format yang salah. Nah admin dapat melakukan editing inbox untuk format yang salah





Ditulis Oleh : khoiril anwar // 17:32
Kategori:

0 komentar:

Post a Comment